Notification texts go here Contact Us Buy Now!

Suamiku Tidak Pernah Salah

Ilustrasi Transfer Uang
Ilustrasi Transfer Uang / Net

Tiba-tiba admin lapor ada yang marah-marah dan menghina toko online-ku yang sudah tiga tahun lalu berdiri. Nyesek rasanya baca umpatan ibu tersebut marah-marah dan mengatakan bahwa tokoku adalah penipu. Awalnya si ibu tersebut mau membeli suatu barang dengan jumlah besar. Lalu karena suamiku seorang produsen, admin memberikan informasi telp suamiku sebagai orang produksi langsung. Salahnya admin melakukan tersebut tanpa meminta pendapatku terlebih dahulu.

Lalu aku tanyakan dengan baik-baik ibu tersebut beli apa dan kemana transfernya. Lalu dia berikan bukti transfernya. Nama rekeningnya atas nama suamiku. Lalu aku konfirmasi kepada suamiku apakah benar si Ibu tersebut sudah transfer, lalu menurut suamiku bukti transfernya palsu. Lalu saya tanyakan apakah sudah yakin bukti transfernya palsu? Suamiku bilang yakin 100%. Dia mengatakan sudah cek saldo uangnya tidak masuk.

Waktu itu aku merasa kesal pada suamiku karena selain menyabot customerku juga tidak terima toko onlineku dicap penipu. Lalu aku minta suamiku untuk memastikan apakah bukti transfer tersebut palsu atau tidak dengan datang langsung ke Bank karena suamiku tidak punya I-Banking maupun M-Banking. Namun suamiku menolak dengan alasan bukti transfernya yakin berdasarkan pengalaman adiknya yang pernah mendapatkan bukti transfer palsu. Lalu saya minta untuk tetap dicek minimal lewat telp ke Halo B**. Namun suamiku menolak. Pada saat itu kami sudah bersitegang karena masalah ini.

Pada akhirnya aku malah terpengaruh oleh suamiku. Dalam fikirku suamiku tidak mengkin bohong. Lalu saya balas chat WA si Ibu tersebut dan membalikkan dengan menyebutnya pembohong. Saya juga menyerang foto DP nya yang memasang foto wajah seorang anak. Saya katakan jika ingin menipu jangan memasang foto seorang anak, kasihan anak tersebut. Saya juga sudah mengsave nomer si Ibu tersebut dengan nama "Penipu".

Si ibu tersebut tidak terima, dia malah mengancam akan membawa urusan tersebut ke Polisi. Dia juga bahkan akan mendatangi tempatku, hanya tidak bisa dilakukan pada saat itu karena dia sedang ada meeting diluar Kota.

Waktu itu aku sudah merasa tidak enak hati, jangan-jangan si Ibu tersebut yang benar dan suamiku yang salah. Dengan naik motor sendiri, dimana aku sedang hamil 9 bulan aku datangi ke Bank pengirim, aku tanyakan ke customer servicenya apakah benar telah ada transfer. Lalu terkuaklah jika bukti transfer tersebut benar adanya.

Lalu aku datangi Bank penerima, aku cetak bukunya. Dan benar uangnya sudah masuk. Aku menangis saat itu ketika masih berada di Bank. Aku merasa kecewa, marah dan malu. Kenapa suamiku berbohong dengan mengatakan tidak ada saldo yang masuk. Lalu saya fotokan hasil cetak tabungan tersebut dan dikirimkan kepada suamiku.

Sesampainya dirumah aku berniat minta maaf kepada si Ibu tersebut, namun ternyata aku sudah diblokir. Aku tanyakan kepada suamiku bagaimana akhirnya, dia bilang sudah mengembalikan uangnya kepada si ibu tersebut dan meminta untuk tidak menghubungi nomorku lagi.

Padahal seandainya suamiku tidak mengambil alih customerku dan berprasangka buruk keuntungan dari penjualan tersebut besar. Dia bilang telah keliru menganggap uang masuk tersebut dari orang lain.

Hikmah yang bisa diambil dari cerita ini, jika ada suatu masalah maka jangan langsung percaya apa kata orang tersebut tanpa ada pembuktian yang jelas walaupun yang berkata orang terdekat kita sendiri.

Maaf ceritanya membosankan, mohon kritik dan sarannya. [kbm]

(Kisah nyata seorang teman)

Terimakasih.

Oleh : Yuliawati

Getting Info...

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.