Notification texts go here Contact Us Buy Now!

Robert

Ilustrasi Penemuan Kantong Kresek Hitam
Ilustrasi Penemuan Kantong Kresek Hitam / Net

“ Duuh, dia masih bayi mas “ tangis Yanti sambil matanya celingukan takut.
“ Kalau ngggak dibuang nanti ibu kost mu marah, bisa gempar seisi kost” ujarku
“ Tapi, dia masih bayi dan juga masih kecil sekali “
“ Iya, tapi Kamu mau nanti dimarahin ibu kost gara-gara bayi ini ? ujarku tegas.
“ Tunggulah sampai 7 hari sampai matanya benar-benar bisa melhat sempurna “ mata Yanti memerah.
“ Aku cinta dia mas “ lanjutnya dengan air mata.
“ Pilih dia atau kamu di usir ibu kost ? ujarku
“ Kita harus buang malam ini juga, karena tangisnya akan memancing keributan di kost malam ini”
“Iya sih, tapi aku nggak tega mas, dia masih kecil dan masih perlu susu “ kata Yanti sambil memegang tas kresek hitam lengkap dengan kain penghangat.
Kresek hitam itu pun bergerak-gerak dengan sendirinya karena ada makhluk hidup didalamnya.

“ Sudah, kita buang disini saja” ujarku.
“ Di tempat sampah ini ? Tanya Yanti.
“ Iya, karena disini banyak orang lewat dan siapa tahu ada yang mau adopsi “ ujarku.
“ Tolong ambilkan kotak kardus itu, biar dia aman untuk malam ini” lanjutku.
“Baik-baik ya, disini, semoga kamu selamat dan ada yang ambil dan adobsi kamu “ KataYanti dengan mata sembab karena menangis.
“ Kulakukan ini untuk kebaikanmu juga Yanti, ingat kan peraturan di kost mu ?
“ Iya, makasih mas “ kata Yanti.
Yanti dan aku sudah lama berpacaran sejak kami menjadi Mahasiswa semester kedua, dan aku sangat menyayanginya, dan aku akan lakukan apapun untuk keselamatan dia, janjiku.
Dan malam itu kami berdua melakukan kejahatan dengan membuang makhluk kecil yang belum bisa apa– apa itu di tempat sampah. Tapi ini untuk kebaikan kami juga walau Yanti sangat menyayangi bayi kecil itu.

Pagi itu.

Seisi kampung geger dengan penemuan kotak kardus kecil lengkap dengan kain-kain bekas dan didalam kotak itu ada tes kresek hitam begerak-gerak seperti ada makhluk hidup di dalamnya.

“Wah kita harus panggil Pak RT nih untuk membukanya “ ujar Pak Awi dedengkot kampung.
“ Buka saja pak “ kata yang lain.
“ Nggak berani saya “ ujar Pak Awi lagi.
“ Sudah buka saja pak, kita kan perlu tau isinya apa, penasaran saya ” kata ibu-ibu kompak.
“ Biar saya saja yang buka “ kata Fai, cowok ganteng incaran ibu-ibu kampung yang ingin menjodohkan anak gadisnya dengan dia.

Dan saat bersamaan Yanti lewat dikerumunan orang-orang itu, karena pagi itu hendak ke kampus, dari kejauhan matanya menatap dengan harap-harap cemas.

Dan tidak lama terbukalah tas kresek hitam itu.
“ Oooh … “ kata orang-orang.
“ Saya adobsi saja dia dan kebetulan laki-laki ini, lucunya “ kata Mas Fai dengan semangat.
“ Baguslah Mas Fai, sudah ganteng mas ini penyayang loh “ kata ibu Markonah yang genitnya kebangetan.

“ Saya beri dia nama ROBERT “ kata Mas Fai tersenyum senang.

“ Ayo kita pulang semua, bikin heboh saja pagi-pagi “ kata Pak Awi sambil ngeloyor pergi.

Dan Yanti pun tersenyum karena mas Fai sudah mengadobsi “ Robert “ seekor anak kucing orange yang baru lahir kemarin sore di kost dan induknya entah kemana, karena peraturan di kost tidak boleh punya hewan peliharaan, maka dia buang malam tadi di tempat sampah.

Dan Yanti pun berguman dalam hati, pengennya punya cowok kayak mas Fai.

“ Miauw “ suara Robert dari kejauhan. [kbm]

Yogya 2422020

Oleh : Den Mas Rizal Tjakraningrat

Getting Info...

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.